Senat Amerika Serikat telah mengesahkan sebuah resolusi yang menentang pemberian grasi untuk Sam Bankman-Fried. Tapi, apakah hasil pemungutan suara Senat benar-benar bisa menghentikan presiden jika ia memutuskan ingin mengampuninya?
Hukum memberikan jawaban lugas. Tidak bisa. Pasal II, Bagian 2, Klausa 1 Konstitusi memberikan presiden kewenangan hampir total untuk memberikan grasi, dan resolusi yang tidak mengikat ini sama sekali tidak mengurangi kekuasaan tersebut.
Disponsori
Disponsori
Penolakan Bipartisan terhadap Upaya Grasi untuk SBF
Para senator menyetujui S. Res. 772 melalui persetujuan bulat. Senator Cynthia Lummis dan Ruben Gallego mengajukan resolusi tersebut pada 17 Juni.
Kedua senator ini merupakan anggota utama Subkomite Perbankan Senat untuk Aset Digital. Teks resolusi ini menyatakan bahwa Bankman-Fried sama sekali tidak boleh menerima grasi atau pengurangan hukuman dalam kondisi apapun.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Agreed to by unanimous consent: S. Res. 772, A resolution expressing the sense of the #Senate that under no circumstances should Samuel Bankman-Fried receive executive clemency, including a pardon or commutation, and affirming the Senate's commitment to the rule of law and…
— Senate Press Gallery (@SenatePress) July 15, 2026
Langkah ini merupakan respons atas permohonan grasi resmi Bankman-Fried yang diajukan pada 2026. Ia menyerahkan permohonan itu ke Kantor Pengacara Grasi di Departemen Kehakiman. Permintaan ini mengajukan grasi setelah menyelesaikan masa hukuman dan hingga kini masih menunggu keputusan.
Disponsori
Disponsori
Permohonan Sam Bankman-Fried untuk Grasi dari Trump | Sumber: Justice.gov
Lummis mengungkapkan bahwa pendiri FTX telah mengambil miliaran dana pelanggan untuk membiayai pengeluaran yang sangat mewah, lalu berusaha mendapatkan grasi agar bisa lolos dari tanggung jawabnya.
“Ia sudah menjalani proses persidangan di pengadilan. Juri tidak percaya ceritanya, dan hakim memberikan 25 tahun penjara atas alasan tertentu. Pak Bankman-Fried bisa saja menghabiskan waktu itu untuk mengejar grasi yang tidak layak ia dapatkan, atau ia akhirnya bisa melakukan sesuatu yang baru: menerima tanggung jawab. Tapi saya pribadi jelas tidak tertarik membantunya menghindari tanggung jawab,” tutur Lummis dalam pernyataannya.
Mengapa Hasil Voting Tidak Mengikat Presiden
Walaupun voting di Senat berlangsung bulat, resolusi ini tidak membatasi wewenang konstitusional presiden untuk memberi grasi. Kekuasaan hampir mutlak ini telah berakar sangat dalam.
Pasal II, Bagian 2, Klausa 1 mengizinkan presiden memberikan grasi untuk pelanggaran hukum, kecuali kasus pemakzulan. Pengadilan secara konsisten telah menetapkan bahwa kekuasaan ini berada di luar jangkauan Kongres.
Mahkamah Agung pernah membahas batas kewenangan kongres dalam kasus Ex parte Garland pada tahun 1866.
“Kongres tidak dapat membatasi efek grasi presiden, ataupun mengecualikan kelompok pelanggar tertentu dari hak penerimaan grasi tersebut,” terang teksnya.
Hingga saat ini, Presiden Donald Trump belum menunjukan niat untuk mengampuni Bankman-Fried. Dalam sebuah wawancara di bulan Januari, ia mengatakan tidak berencana untuk memberikan grasi kepada eks CEO FTX tersebut.
Sebelumnya, Trump memang pernah memberikan grasi kepada tokoh-tokoh kripto, termasuk Changpeng Zhao dan Ross Ulbricht. Kini, keputusan sepenuhnya ada di tangan Gedung Putih.
Pemungutan suara di Senat ini menambah tekanan politik tanpa memperkuat aspek hukum, sehingga muncul satu pertanyaan untuk bulan-bulan ke depan. Sampai di mana sebenarnya tren pemberian grasi di industri ini akan berjalan?


